IMMALA Jakarta Gelar Seminar Diskusi Publik tentang Kesiapan Menghadapi Ancaman Hantavirus
STARAPOS.COM | Jakarta – IMMALA Jakarta menggelar seminar diskusi publik bertajuk “Kesiapan Mahasiswa dalam Menghadapi Ancaman Hantavirus di Masyarakat” pada Sabtu, 16 Mei 2026. Kegiatan yang dilaksanakan secara berani melalui Zoom tersebut diikuti puluhan mahasiswa dari berbagai organisasi primordial dan organisasi nasional.

Dalam seminar tersebut, IMMALA Jakarta menghadirkan seorang praktisi sekaligus praktisi kesehatan masyarakat, Dr. Yohanes Soares, M.Ked.Trop., MM, MKM, sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa hantavirus merupakan virus yang dapat menular dengan cepat dan salah satu penyebarannya berasal dari hewan pengerat, terutama tikus.

Menurutnya, mahasiswa memiliki peran penting dalam memberikan edukasi kepada masyarakat terkait langkah-langkah pencegahan penyebaran hantavirus. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai upaya utama dalam meminimalkan risiko penularan.
“Beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan antara lain menjaga kebersihan di sekitar rumah, menyimpan makanan agar tidak terjangkau hewan pengerat seperti tikus, serta mengurangi interaksi yang berisiko terhadap penularan penyakit,” ujar Dr. Yohanes dalam forum diskusi tersebut.
Melalui seminar ini, peserta diharapkan dapat memahami cara menghadapi ancaman hantavirus sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya pola hidup sehat di tengah masyarakat.
Meski diselenggarakan secara berani, seminar tersebut mendapat respon positif dari berbagai kalangan pelajar dan masyarakat umum yang mengikuti menyebarkan diskusi.
Ketua Umum IMMALA Jakarta, Ofrid Seran, menyampaikan apresiasinya terhadap antusiasme peserta dalam kegiatan tersebut. Ia menilai seminar ini bukan sekedar forum diskusi, tetapi juga menjadi sarana edukasi untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa terhadap bahaya hantavirus dan penyakit menular lainnya.
“Semoga setelah kegiatan ini mahasiswa dapat lebih proaktif dalam melakukan pencegahan serta memberikan edukasi kepada masyarakat maupun sesama mahasiswa. Hidup sehat harus menjadi tujuan utama dalam kehidupan,” ujarnya.
VVG
Related Articles