Halal Fest 2026 Resmi Dibuka, Pemkot Tangerang Perkuat Syiar Islam dan Pemberdayaan UMKM

Terkini 18 Jul 2026 19:50 2 min read 34 views By Redaksi Starapos

Share berita ini

Halal Fest 2026 Resmi Dibuka, Pemkot Tangerang Perkuat Syiar Islam dan Pemberdayaan UMKM
Maryono Hasan menegaskan bahwa Halal Fest bukan sekadar ajang pameran produk halal, tetapi juga menjadi sarana memperkuat syiar Islam sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat

TANGERANG | STARAPOS – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang kembali menyelenggarakan Halal Fest 2026 dalam rangka memeriahkan Milad ke-51 MUI Kota Tangerang yang diperingati pada 26 Juli 2026.

 

Kegiatan yang berlangsung mulai 18 hingga 26 Juli 2026 di Gedung MUI Kota Tangerang tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono Hasan, pada Sabtu (18/7/2026). Halal Fest menghadirkan berbagai produk kuliner halal hasil karya pelaku UMKM binaan MUI dari 13 kecamatan di Kota Tangerang.

 

Dalam sambutannya, Maryono Hasan menegaskan bahwa Halal Fest bukan sekadar ajang pameran produk halal, tetapi juga menjadi sarana memperkuat syiar Islam sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

 

"Halal Fest menjadi bukti bahwa syiar Islam dapat berjalan beriringan dengan penguatan ekonomi umat. Selain menjadi ruang dakwah, edukasi keagamaan, dan mempererat silaturahmi, festival ini juga menjadi wadah strategis untuk memberdayakan UMKM, mengembangkan produk halal, serta meningkatkan literasi keislaman," ujar Maryono.

 

Ia menjelaskan, penyelenggaraan Halal Fest sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota Tangerang dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pembinaan dan pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

 

Menurutnya, pameran produk halal dan bazar yang digelar selama festival diharapkan mampu mendorong pelaku UMKM meningkatkan kualitas produk, memperluas jaringan pemasaran, serta memperkuat daya saing di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif.

 

Selain bazar kuliner halal, Halal Fest 2026 juga menghadirkan berbagai layanan bagi masyarakat, di antaranya Gerai Konsultasi Pendampingan Sertifikasi Halal (LP3H) dan Gerai Konsultasi Pendampingan Hukum. Kedua layanan tersebut disiapkan untuk memberikan pendampingan terpadu kepada para pelaku usaha agar mampu memenuhi aspek legalitas dan sertifikasi produk.

 

Maryono menilai, sertifikasi halal kini menjadi kebutuhan penting, tidak hanya sebagai bentuk pemenuhan syariat Islam, tetapi juga sebagai jaminan keamanan bagi konsumen serta nilai tambah yang mampu meningkatkan daya saing produk lokal.

 

"Produk yang dihasilkan tidak hanya terjamin kehalalannya secara syariat, tetapi juga memiliki perlindungan hukum melalui legalitas yang kuat," katanya.

 

Lebih lanjut, ia mengapresiasi penyelenggaraan Halal Fest 2026 yang turut melibatkan generasi muda melalui berbagai kegiatan edukatif, seperti Lomba Da'i Remaja, Festival Shalawat, hingga Workshop Digital Dakwah dan Content Creator.

 

Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan dapat mendorong generasi muda memanfaatkan platform digital secara positif untuk menyebarkan dakwah yang menyejukkan serta menghasilkan konten-konten inspiratif bagi masyarakat.

 

Sebagai bentuk kepedulian sosial, Halal Fest 2026 juga diramaikan dengan kegiatan donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis. Rangkaian kegiatan tersebut menjadi wujud nyata semangat berbagi sekaligus memperkuat nilai-nilai kemanusiaan di tengah masyarakat.

(Red)

STARAPOS

Recent Articles

Popular Articles