MBG Jadi Investasi Generasi Emas 2045, Pemuda dan Mahasiswa Banten Dorong Transparansi Program

News 01 Jun 2026 23:16 3 min read 93 views By Redaksi Starapos

Share berita ini

MBG Jadi Investasi Generasi Emas 2045, Pemuda dan Mahasiswa Banten Dorong Transparansi Program
Kegiatan yang diinisiasi oleh Pemuda Berdampak, BEM Institut Banten, serta sejumlah elemen kepemudaan itu mengangkat tema besar “MBG: Masa Depan Indonesia Cerah 2045, Dari Tanah Jawara untuk Indonesia Nusantara”. Forum tersebut menjadi ruang dialog untuk memperkuat keterlibatan generasi muda dalam mengawal salah satu program prioritas nasional menuju Indonesia Emas 2045

STARAPOS.COM | SERANG – Kalangan pemuda dan mahasiswa di Provinsi Banten menegaskan komitmennya untuk mengawal terlaksananya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui transparansi dan akuntabilitas. Komitmen tersebut mengemuka dalam diskusi publik bertajuk “Peran Pemuda dan Mahasiswa dalam Mengawal Transparansi dan Akuntabilitas Program Makan Bergizi Gratis (MBG)” yang digelar di Serang, Senin (1/6/2026).

 

Kegiatan yang diinisiasi oleh Pemuda Berdampak, BEM Institut Banten, serta sejumlah elemen kepemudaan itu mengangkat tema besar “MBG: Masa Depan Indonesia Cerah 2045, Dari Tanah Jawara untuk Indonesia Nusantara”. Forum tersebut menjadi ruang dialog untuk memperkuat keterlibatan generasi muda dalam mengawal salah satu program prioritas nasional menuju Indonesia Emas 2045.

 

 

Founder Pemuda Berdampak, Bagas Yulianto, mengatakan Program Makan Bergizi Gratis merupakan investasi strategi dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia. Menurutnya, keberhasilan program tersebut akan memberikan kontribusi besar dalam mencetak generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

 

“Indonesia Emas 2045 membutuhkan generasi unggul. Program MBG menjadi salah satu fondasi penting untuk mewujudkan hal tersebut. Oleh karena itu, pelaksanaannya harus didukung dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

 

Sementara itu, Ketua BEM Institut Banten periode 2025–2026, Nana Supriatna, menilai mahasiswa memiliki tanggung jawab moral sebagai agen perubahan dan kontrol sosial dalam mengawal kebijakan publik.

 

Ia menegaskan bahwa pengawasan dari kalangan pelajar dan pelajar diperlukan untuk memastikan program yang menggunakan anggaran negara dapat berjalan efektif, tepat sasaran, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

 

“Mahasiswa harus hadir untuk memastikan setiap kebijakan publik berjalan sesuai tujuan dan kepentingan rakyat. Program MBG harus menjadi contoh tata kelola anggaran yang transparan dan bertanggung jawab,” katanya.

 

Pandangan serupa disampaikan Koordinator Pusat BEM PTMAI Se-Indonesia, Yogi Syahputra Alaydrus. Menurutnya, Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya berfungsi sebagai kebijakan sosial, tetapi juga merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa.

 

“Keterlibatan pelajar dalam mengawal program ini merupakan bentuk tanggung jawab intelektual untuk memastikan anggaran negara benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan generasi penerus,” ungkapnya.

 

Dari sisi hukum dan tata kelola pemerintahan, Ketua Umum Permahi Banten periode 2025–2026, M. Nurul Hakim, menekankan pentingnya penerapan prinsip keterbukaan dan akuntabilitas dalam setiap pelaksanaan program yang menggunakan dana publik.

 

Menurutnya, pengawasan yang dilakukan oleh pemuda dan mahasiswa merupakan bagian dari partisipasi demokratis yang penting untuk memastikan kebijakan berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

 

“Setiap program yang dibiayai oleh anggaran negara harus dapat dipertanggungjawabkan kepada publik. Keterlibatan masyarakat, khususnya generasi muda, menjadi elemen penting dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik,” ujarnya.

 

Melalui diskusi tersebut, para peserta berharap lahir berbagai rekomendasi dan gerakan kolaboratif yang dapat memperkuat pengawasan partisipatif terhadap implementasi Program MBG di berbagai daerah.

 

Semangat yang dibangun dari Banten menjadi Tanah Jawara diharapkan mampu menjadi energi positif dalam mendukung keberhasilan program nasional tersebut. Selain memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, Program Makan Bergizi Gratis juga dipandang sebagai langkah strategis dalam mempersiapkan generasi unggul yang akan membawa Indonesia menuju visi Indonesia Emas 2045.

 

Merah: RAS

STARAPOS