LP2M UIN SMH Banten Latih Pengurus Masjid soal Manajemen dan Dakwah Digital

SERANG, STARAPOS.COM — Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten menggelar pelatihan bertajuk "Manajemen Masjid dan Dakwah Digital" di Masjid Pangampelan, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Sabtu (4/7/2026).
Kegiatan berlangsung pukul 13.00–17.00 WIB dan diikuti tokoh masyarakat, sesepuh, pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), serta pemuda setempat.
Perwakilan LP2M, Prof. Dr. Sholahuddin Al-Ayyubi, MA, mengatakan pelatihan ini merupakan bentuk pengabdian masyarakat kampus agar pengurus masjid memiliki kemampuan manajerial yang profesional dan transparan.
“Masjid harus dikelola dengan manajemen yang baik sehingga mampu menjalankan fungsi ibadah, pendidikan, pelatihan, serta pelayanan sosial masyarakat secara optimal,” ujarnya.
Tiga Pilar Manajemen Masjid
Materi utama disampaikan Supe'i Al-Bantani, S.Ag., MA — pengurus Ittihad Persaudaraan Imam Masjid (IPIM) Kabupaten Serang, Forum Komunitas Da'i Muda Indonesia (FKDMI) Provinsi Banten, sekaligus LAZISNU Provinsi Banten.
Ia memaparkan tiga pilar manajemen masjid:
1. Idarah — pengelolaan organisasi, administrasi, keuangan, dan sarana prasarana
2. Imarah — penyelenggaraan ibadah, dakwah, pendidikan, dan pembinaan jamaah
3. Ri'ayah — pemeliharaan bangunan, kebersihan, dan keamanan lingkungan masjid
Menurutnya, keberhasilan memakmurkan masjid bukan hanya soal program, tapi juga kekompakan pengurus dan hubungan harmonis dengan jamaah.
“Apabila terjadi kerenggangan antara pengurus dan jamaah, akan sulit mewujudkan masjid yang makmur,” katanya.
Ia juga mendorong DKM memanfaatkan teknologi digital sebagai media dakwah untuk menjangkau masyarakat lebih luas, termasuk menyebarkan informasi kegiatan dan nilai-nilai Islam yang moderat.
Pemaparannya ditutup dengan slogan: “Masjid Maju, Jamaah Bersatu, Dakwah Mendunia Melalui Teknologi Digital.”
Apresiasi Pengurus DKM
Ketua DKM Masjid Pangampelan, H. Jamil, MA, menyambut baik kegiatan ini. “Kegiatan ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus ruang berbagi pengalaman dan pengetahuan. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan,” katanya.
LP2M UIN SMH Banten berharap pelatihan ini melahirkan pengurus masjid yang profesional dan adaptif terhadap perkembangan zaman, sehingga masjid semakin berperan sebagai pusat ibadah, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi umat.(red/rcd)
Related Articles