Kontainer Tersangkut Pohon di Depan RSUD Pakuhaji Picu Macet, Karang Taruna Turun Tangan

News 18 Apr 2026 20:38 2 min read 10 views By Redaksi Starapos

Share berita ini

Kontainer Tersangkut Pohon di Depan RSUD Pakuhaji Picu Macet, Karang Taruna Turun Tangan
Insiden terjadi ketika kendaraan berat tersebut membentur pohon di tepi jalan hingga batangnya patah dan menjuntai ke badan jalan. Kondisi diperparah dengan kabel listrik yang ikut tertarik dan menggantung rendah, sehingga membahayakan pengguna jalan. Dalam waktu singkat, kemacetan panjang pun tak terhindarkan dari kedua arah.

Kabupaten Tangerang – Arus lalu lintas di Jalan Raya Pakuhaji, Sabtu (18/04/2026), sempat lumpuh setelah sebuah truk kontainer tersangkut pohon di depan RSUD Pakuhaji. Peristiwa ini tidak hanya menjadi gangguan sesaat, tetapi mencerminkan tekanan yang semakin kompleks pada infrastruktur jalan di kawasan tersebut.

 

Insiden terjadi ketika kendaraan berat tersebut membentur pohon di tepi jalan hingga batangnya patah dan menjuntai ke badan jalan. Kondisi diperparah dengan kabel listrik yang ikut tertarik dan menggantung rendah, sehingga membahayakan pengguna jalan. Dalam waktu singkat, kemacetan panjang pun tak terhindarkan dari kedua arah.

 

Di tengah situasi tersebut, Karang Taruna Kecamatan Pakuhaji bersama petugas pemadam kebakaran, pihak keamanan rumah sakit, dan warga sekitar bergerak cepat melakukan penanganan di lokasi. Mereka melakukan evakuasi dengan memotong batang pohon, mengamankan kabel listrik, serta mengatur lalu lintas yang sempat tersendat.

 

Ketua Karang Taruna Kecamatan Pakuhaji, Chadong, turut hadir langsung memimpin koordinasi di lapangan. Ia menegaskan bahwa langkah cepat tersebut dilakukan demi menjaga keselamatan masyarakat, terutama di tengah kondisi jalan yang sedang dalam perbaikan.

 

 

Ia juga menyoroti pentingnya kerja sama lintas elemen dalam menghadapi kondisi darurat. Menurutnya, sinergi antara petugas dan masyarakat menjadi faktor utama dalam mengatasi situasi yang berisiko.

 

Dalam beberapa hari terakhir, volume kendaraan kontainer di ruas Jalan Raya Pakuhaji–Sepatan memang mengalami peningkatan signifikan. Hal ini diduga akibat penutupan sementara Jembatan Kali Baru yang mengalami kerusakan, sehingga kendaraan berat dialihkan ke jalur tersebut.

 

Di sisi lain, proyek perbaikan jalan yang masih berlangsung turut mempersempit ruang kendaraan, sehingga memperparah kemacetan. Kombinasi faktor tersebut menjadikan kawasan ini rawan kepadatan lalu lintas sekaligus berpotensi menimbulkan risiko keselamatan.

 

Meski demikian, berkat respons cepat dan kolaborasi berbagai pihak, kondisi berangsur normal. Pohon yang menghalangi telah disingkirkan, kabel listrik diamankan sementara, dan arus kendaraan kembali berjalan meski sempat tersendat.

 

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bahwa di tengah keterbatasan infrastruktur, peran aktif masyarakat seperti Karang Taruna sangat krusial sebagai penopang dalam situasi darurat. Ke depan, diperlukan penguatan pengelolaan infrastruktur, mitigasi risiko di jalur alternatif, serta peningkatan kewaspadaan bagi pengemudi kendaraan berat agar kejadian serupa tidak terulang.

 

Ras

STARAPOS